G-30 S/PKI
Kalian ingetkan kalo kemarin adalah
peringatan hari G-30 S/PKI. Dimana pada hari itu terjadi pengkhianatan besar
yang bertujuan menggulingkan pemerintahan Soekarno dan menjadikan Indonesia
menjadi pemerintahan komunis.
Ini saya punya sejarah singkatnya yang
bersumber dari : http://garudaindonesiasusetio.blogspot.com/2014/03/sejarah-singkat-gerakan-30-september.html
·
Sejarah Singkat G30S/PKI
Gerakan ini bertujuan untuk menggulingkan Soekarno dan mengubah Indonesia menjadi komunis. Gerakan ini diprakarsai oleh Dipa Nusantara Aidit yang merupakan ketua dari PKI saat itu. DN. Aidit saat itu melancarkan hasutan-hasutan kepada rakyat Indonesia untuk mendukung PKI menjadikan Indonesia sebagai "negara yang lebih maju". DN Aidit dinyatakan sebagai dalang dari G30S/PKI oleh Pemerintah Republik Indonesia pada masa Presiden Soeharto.
Gerakan ini bergerak atas perintah Letnan
Kolonel Untung Syamsuri yang saat itu adalah Komandan Batalyon I Cakrabirawa.
Gerakan ini meluncur di Jakarta dan Yogyakarta dimana gerakan ini mengincar
para Dewan Jendral dan perwira tinggi. Gerakan di Jakarta sebenarnya bermaksud
untuk menculik para jendral dan membawanya ke Lubang Buaya. namun, beberapa
prajurit Cakrabirawa ada yang memutuskan untuk membunuh beberapa jendral di
tempat dia diculik. yaitu diantaranya Ahmad Yani dan Karel Satsuit Tubun. dan
sisanya meninggal secara perlahan karena luka mereka di Lubang Buaya. dan
mereka yang meninggal saat gerakan ini adalah:
1.
Letnan Jendral Anumerta Ahmad Yani (Meninggal di rumahnya di
Jakarta Pusat. sekarang rumahnya menjadi Museum Sasmita Loka Ahmad Yani)
2.
Mayor Jendral Raden Soeprapto
3.
Mayor Jendral Mas Tirtodarmo Haryono
4.
Mayor Jendral Siswondo Parman
5.
Brigadir Jendral Donald Isaac Panjaitan
6.
Brigadir Jendral Sutoyo Siswodiharjo
7.
Brigadir Polisi Ketua Karel Satsuit Tubun (Meninggal di
rumahnya)
8.
Kolonel Katamso Darmokusumo (Korban G30S/PKI di Yogyakarta)
9.
Letnan Kolonel Sugiyono Mangunwiyoto (Korban G30S/PKI di
Yogyakarta)
10.
Kapten Lettu Pierre Andreas Tendean (Meninggal di kediaman
Jendral Abdul Haris Nasution)
11.
Ade Irma Suryani Nasution (Putri Abdul Haris Nasution yang
meninggal di kejadian ini)
Atas kejadian ini, rakyat menuntut Presiden Soekarno untuk
dengan segera membubarkan PKI. dan dengan sangat terpaksa, Soekarno akhirnya
membubarkan PKI yang merupakan kekuatan terbesar yang mendukung gerakan
"Ganyang Malaysia" milik Soekarno. Soekarno kemudian memerintahkan
Mayor Jendral Soeharto untuk membersihkan unsur pemerintahan dari pengaruh PKI.
perintah itu pun dikenal dengan nama Surat Perintah 11 Maret 1966 yang sesuai
dengan pernyataan Soekarno berisi mengenai pengamanan diri pribadi presiden,
pengamanan jalannya pemerintahan, pengamanan ajaran presiden dan pengamanan
wibawa presiden.

Komentar
Posting Komentar